Aku latah maka aku dikenal

Itu kali ya prinsip netyzen pada umumnya. Tiap ada yang trending, mereka merasa wajib ikut biar dibilang gaul. Mulai dari fashion, barang, jajanan, sampe soal poso cara elit, alias diet.

Ingat waktu Dedy Corbuzier mempopulerkan metode OCD yang dia jalankan? Widiiih, mendadak uaaaakeh sing pengen diet. Uniknya, kalau dulu diet ini dianggap sebagai “hobi” cewek, sejak adanya OCD itu, malah banyak juga cowok yang ikutan.

Ada mindset yang tercipta bahwa diet itu nggak melulu buat orang yang kelebihan berat badan, tapi lebih ke gaya hidup sehat. Hmmm, yaa mashoook.

Nah, seiring berkembangnya trend di internet, eh… ilmu pengetahuan, sekarang ada lagi tuh diet-diet yang banyak digemari. Yang paling baru sih diet mayo dan diet keto.

Kedua diet itu memang beda dari diet konvensional. Minim pengurangan porsi atau pantangan ini-itu, cuy! Orang yang menjalankan diet ini tetap bisa makan enak, tapi tentunya dengan proporsi nutrisi yang tetap dijaga.

Gambaran ini jelas bagai angin surga bagi orang-orang yang kepengen diet tapi nggak sanggup ngebayangin sehari cuma makan sebutir buah dan segelas susu.

Kalau diet mayo lebih ke arah perubahan pola makan dari yang tidak sehat menjadi lebih nggenah dengan mengganti makanan berlemak menjadi tinggi serat, maka diet keto justru lebih mirip diet Atkins yang rendah karbo dan tinggi lemak.

Tentunya lemak yang sehat ya, bukan lemak gajih kayak doyananmu pas makan rawon itu.

Yang menarik, ternyata kuliner Surabaya tuh udah banyak mewakili tabel konsumsinya lho. Nih, tak kasih list makanan yang bisa kamu nikmati dan pamerkan sebagai menu diet.

1. Urap-urap

Menu ini umumnya disajikan sebagai pelengkap nasi, terutama pada perayaan tertentu. Urap-urap adalah olahan sayur yang terdiri dari kacang panjang, sayur kenikir, kecambah, dan dibalur parutan kelapa yang diberi bumbu.

Buat kamu yang pengen diet tapi bosan makan salad, menu ini bisa jadi pilihan. Jangan lupa, nggak pake nasi lho ya pas difoto, biar orang percaya kamu lagi diet.

2. Tahu Campur

Nah, ini menu wajib kalau ke Surabaya. Belum afdol rasanya kalau pulang merantau atau berkunjung ke Surabaya tapi belum makan tahu campur.

Dibanding teman-temannya sesama olahan berbumbu petis, tahu campur ini cenderung tidak terlalu medok di lidah. Tampilannya yang berkuah juga cocok dimakan selagi cuaca dingin, seperti sikap dia ke kamu… Eh.

Tahu campur biasanya dilengkapi dengan perkedel singkong atau lentho dan sejumput mie kuning. Kalau kamu sedang diet keto, minta saja dihidangkan tanpa perkedel dan mie.

Jangan minta ditemani makan, apalagi sama pacar orang.

3. Sate Kelopo

Salah satu makanan josss di Surabaya! Sate kelopo adalah sate daging sapi, tapi yang unik adalah kelapa parut yang ikut dilumurkan pada daging. Begitu dibakar, parutan kelapa ini memberikan aroma dan rasa gurih yang khas.

Sebetulnya sih paling enak ya dimakan bareng nasi hangat, tapi secara kamu lagi diet, ya nasinya kasihkan saya aja nggak apa. Ehe.

4. Gado-gado

Nggak jauh berbeda dari gado-gado di daerah lain, “salad” khas Surabaya ini terdiri dari selada, irisan tahu campur, kentang, kecambah, dan telur. Bumbu gado-gado Surabaya yang terbuat dari kacang cenderung encer dan warnanya lebih pucat.

Memang gado-gado Surabaya ini tidak cocok dimakan pakai nasi, tapi ya nggak berarti kamu bisa pakai alasan itu buat nambah lontong ya. Katanya dieeet!

5. Rujak Cingur

Cingur adalah bagian hidung sapi. Jangan tanya bagian mananya, pokoknya ya area-area situ. Teksturnya tebal dan kenyal, tapi tidak sealot otot sapi pada sajian tahu campur.

Pilihan menu rujak biasanya ada 2: matengan atau mentahan. Kalau matengan, berarti sayuran pelengkapnya sudah direbus. Kalau mentahan, ya yang masih segar.

Yang matengan biasanya juga dilengkapi irisan tahu dan tempe, jadi kamu lebih cepat kenyang bahkan ketika kamu nggak mengikutkan karbo di dalamnya.

6. Tahu Tek

Konon, sajian ini dinamakan begitu karena penjualnya sering memukul alat yang berbunyi “Tek! Tek! Tek!” saat berkeliling. Mirip dengan rujak, tahu tek juga disajikan dengan saus kental yang terbuat dari ulegan kacang tanah, bawang putih, dan petis.

Bahan utama tahu tek adalah tahu goreng, telur, dan kentang. Biasanya tahu tek disajikan dengan lontong, tapi kalau kamu diet ya minta kerupuk aja dibanyakin udah.

7. Pecel Semanggi

Uhuy! Ini nih sajian legendaris Surabaya. Sekarang menu ini sudah langka ditemui.

Pecel semanggi hampir sama dengan pecel pada umumnya, tapi pada hidangan ini, sayur utama yang jadi bintangnya adalah “daun semanggi”. Yeah, semanggi yang umumnya disebut sebagai pembawa keberuntungan itu.

Tekstur daun semanggi ini mirip bayam, dan biasanya dilengkapi dengan kembang turi dan tauge pendek saat disajikan dalam bentuk pecel. Yang unik adalah adanya kerupuk tipis berukuran ekstra besar. Kerupuk ini bisa difungsikan sebagai piring dan sendok saat memakan pecel semanggi.

Semua menu di atas dijamin akan tetap membuat kalian merasa kenyang meskipun tanpa karbo. Tapi kalau kalian para penganut paham “sego = wareg”, ya siap-siap aja pesen 2-3 porsi atau nggak usahlah diet-diet segala wong aku lho menerimamu apa adanya…. Ihihik.