Apa sih yang gak kami berikan kepadamu selama ini, Persebaya? Kalah pun, kami tetap memberikan dukungan untukmu.

Kemarin setelah kalah lawan Arema FC, kami bela-belain menjemputmu sepulang dari Malang. Biarpun waktu itu kamu gagal memenuhi harapan kami untuk pulang membawa poin. Minimal satu poin aja.

Kami sadar, laga melawan Arema FC tidak sepenuhnya fair. Wasit sebentar-sebentar memberi pelanggaran untuk Arema. Sampai akhirnya gawangmu bobol lewat proses tendangan bebas.

Sekarang main di kandang, ayo bangkit rek! Jangan sampai kehilangan tiga poin. Sekarang ada di urutan ke-13, gagal dapat poin bisa masuk zona degradasi.

Pertandingan di GO-JEK Liga 1 tinggal menyisakan sepuluh laga. Tabunglah poin sebanyak-banyaknya. Biar bisa tetap eksis di Liga 1 musim depan.

“Saya sudah sampaikan kepada pemain, absennya David ini jangan dijadikan beban ketakutan. Sebab, sebelumnya Persebaya juga sering tampil tanpa David,” kata Djanur.

Misbakhus Solikin mengamini tekad untuk menang ini. “Kemenangan sudah jadi tekad kami. Kami butuh tiga poin untuk bisa bersaing dan menjauh dari ancaman degradasi,” ujarnya saat konferensi pers sebelum laga.

Lawan Borneo, Persebaya dipastikan tidak akan diperkuat David da Silva dan Irfan Jaya. Meski demikian, Persebaya tidak gentar. Pelatih Djadjang Nurdjaman juga sudah membulatkan tekadnya.

“Saya sudah sampaikan kepada pemain, absennya David ini jangan dijadikan beban ketakutan. Sebab, sebelumnya Persebaya juga sering tampil tanpa David,” kata Djanur, sapaan akrabnya.

Tak hanya absen lawan Borneo, David juga sangat mungkin tetap absen saat Persebaya berhadapan dengan Persib Bandung. “Setelah dilakukan pemeriksaan lebih intensif dengan MRI, David dipastikan absen dua minggu,” ungkap Djanur.

“Untuk mengamankan posisi di klasemen, tidak ada pilihan lain. Kami harus mengamankan tiga poin. Mesti diupayakan dengan siapa pun lawan yang datang di Surabaya,” imbuh Djanur.

Kesempatan untuk menang ini cukup besar. Borneo FC tidak akan diperkuat kiper utamanya, M. Ridho, yang dipanggil timnas. Jadi, gempur terus gawang Borneo sampai jebol, Jul!

Di Samarinda sebelumnya masih ingat, kan? Sebenarnya kita bisa menang. Tapi, wasit tetap mengesahkan gol offside Lerby. Skor akhirnya 2-2.