Pergelaran Sunday Market memasuki hari ketiga. Surabaya Town Square terus jadi pusat keriaan, tempat manusia-manusia hip se-Surabaya berkumpul dan berbahagia bersama.

Outfit yang mereka pakai pun bermacam-macam dan meriah. Ini membuat saya dan tim DNK sebagai pengunjung yang taat kadang merasa agak insecure: jangan-jangan kami salah kostum.

Jangan-jangan kostum kami terlalu serius seperti mau datang ke pemakaman, atau malah terlalu santai seperti saat kerja bakti RT/RW.

Tapi, akhirnya kami menemukan satu pattern yang menunjukkan bahwa pengunjung Sunday Market suka outfit yang simple-simple aja. Terutama kaum adam yang enggak ngurus, bah wes pokoe budal.

Berikut simple outfit yang sering dipakai para cowok di Sunday Market, yang nggak akan berpotensi dirasani teman karena norak.

1. Vans Old Skool BW/Converse Chuck Taylor
Tidak perlu berpanjang lebar lagi soal dua sneakers legendaris ini. Vans dan Converse adalah gaya hidup, bahkan sudah menjadi bagian dari hidup itu sendiri.

Karena itu, saat mendatangi acara hip macam Sunday Market, dua item tersebut tidak akan ditinggalkan. Selusuh dan sekumal apa pun, gunakan!

Selanjutnya, kalian akan menjelajahi Sunday Market dengan tidak membawa beban perasaan apa pun karena urusan sneakers sudah beres, dan akan selamanya beres.

2. Totebag
Kemungkinan orang yang membawa totebag ada dua. Satu karena efisiensinya, dua karena efek modisnya. Tapi, kami memilih totebag karena tertarik dengan dua fungsinya itu.

Totebag sudah jadi barang bawaan simpel yang bisa digambari dan dicoreti apa pun. Gambar yang terlihat di totebag menunjukkan status sosial kalian sebagai pemuda hip.

Soalnya, totebag biasanya bisa didapatkan di acara-acara tertentu. Kamu tentu bisa sedikit sok dan bangga kalau memakai suvenir acara itu ke mana pun.

3. Chinos
Celana kain cokelat melakukan perlawanan pada jeans yang mendominasi fashion pria dalam beberapa dekade terakhir. Chinos lebih simpel dan enteng, cuman berpotensi robek kalau tingkahmu petakilan.

Chinos bisa dipakai kerja dan sudah sangat formal. Bisa juga dikenakan di sejumlah acara karena masih cocok dan terlihat santai.

Tapi, sekali lagi, celana itu harus dijaga baik-baik. Punya saya sudah robek dua kali di bagian pantat, dan gampang sekali kotor kalau kalian hobi mengelap telapak tangan di bagian paha celana.

Juga ada potensi gampang basah dan terlihat seperti ngompol kalau ketumpahan sesuatu.

4. T-Shirt Polos/Garis-Garis/Band Cult
Soal T-shirt, semuanya terserah kalian. Sebab, T-shirt memang diciptakan atas dasar persetan dan kesederhanaan.

Tapi, sejauh pengamatan kami, outfit T-shirt di Sunday Market masih didominasi tiga jenis.

Si enggak mau ribet dan dewa cuek akan memakai T-shirt polosan. Si nyentrik yang merasa berjiwa pop culture tinggi akan mengenakan kaus garis-garis.

Sementara itu, anak band gagal atau jurnalis rock and roll amatir atau cowok yang ingin terlihat lebih sangar dibanding masa remajanya akan memakai kaus band Cult.

Enggak mendiskreditkan sih, cuman kaus band Cult memang kelihatan serem. Cenderung underground, dengan font yang tidak akan bisa kita pahami seumur hidup.

5. Topi Pancing
Kami nggak tahu outfit terakhir ini masuk kategori hip atau enggak. Tapi, sejauh pengamatan, ada beberapa orang yang memang doyan pakai beginian.

Kami mungkin butuh keterangan resmi dari Ivan Gunawan sebagai pakar fashion kebanggaan Indonesia, soal tren topi pancing ini.

Atau kami hanya perlu sedikit tidak peduli, berhenti mengurusi penampilan orang dan memperbaiki penampilan diri sendiri.

Ewwhhh!