Sebenarnya dari lubuk hati yang terdalam, saya malas mengolah press release. Lebih asyik datang dan terdampar langsung di sebuah acara dan merasakan atmosfer yang sebenar-benarnya.

Begitu juga saat dikirimi press release Sunday Market, yang saya baca sekilas untuk kemudian langsung bergerak ke arah Surabaya Town Square, tempat segala keriuhan ini bermula.

Nyatanya, setiap tahun Sunday Market tak pernah mengecewakan saya. Tahun ini, Soledad & Sister Co. sebagai empunya acara membawa sejumlah program dan event asoy geboy. Membuatmu betah mengikuti rangkaian acaranya mulai 19 Oktober kemarin, nanti malam, sampai besok.

Benar, memang tidak ada alternatif lain. Kalian —baik yang masih berprofesi jomblo ngehip atau yang doyan rangkul-rangkulan sama areknya— harus segera merapatkan barisan menuju Sunday Market.

Datang ke Sunday Market jelas lebih berfaedah ketimbang cenggur dewe nggak karuan, dan ngaplo mengutuk akhir pekan yang bangsat karena Senin-nya harus bekerja dan beraktivitas kembali.

Saya tidak sedang promosi atau berbicara asal. Beberapa alasan berikut benar-benar layak kalian pertimbangkan.

1. White Shoes dan FSTVLST! Masih Kurang?
Sebagai acara yang mengombinasikan fashion, musik, seni, dan makan-makan, Sunday Market Vol. 2 tahun ini berani mengundang satu eksponen jadul-pop revival White Shoes and the Couples Company (WSATCC).

Tidak ketinggalan aksi Farid Stevy Asta cs yang tergabung dalam unit garage rock Kota Gudeg FSTVLST. Meski sama-sama condong ke musik revival, keduanya saya jamin akan tampil secara menyegarkan.

Bukan hanya itu, Lur. Beberapa band cihuy kesayangan dari Kota Pahlawan akan ikut menggempur atrium Sutos. Timeless, The Last Suga, Cotswolds, dan banyak lainnya. Kurang apa lagi? Kurang ajar kalau nggak budal!

2. Program Seni yang Mbois dan Enggak Kacangan
Saya tahu Fluxcup dari video dubing Arya Wiguna yang sok-sokan menggebrak meja sambil teriak-teriak ngawur. Nah, di Sunday Market, sosok di balik dubing kreatif itu akan diboyong untuk melakukan senam bibir.

Tentu nggak hanya Fluxcup, karena bakalan ada Tahilalats, komikus strip yang komennya harus kalian baca dulu biar paham.

Entah sama absurd dan membingungkan seperti komiknya, si empunya Tahilalats juga akan datang. Dan kemungkinan, kalian akan menepuk-nepuk jidat sendiri.

3. Pencinta Film Akan Bermimpi Basah
Dua gerakan film terbesar di Surabaya, Festcil dan Screenpills, bakal meramaikan Sunday Market. Bisa dihampiri di Little Cinema, di mana karya-karya film termbois akan ditampilkan.

Termasuk Rocket Rain-nya Anggun Priambodo, yang enggak akan pernah kalian jumpai di YouTube. Selain itu, ada karya-karya Saleh Husein yang membuatmu sebagai cinemaphille akan merasa berdosa besar kalau nggak menontonnya.

Untuk jomblo yang tetap jadi komoditas utama ejekan di artikel ini, saya rasa menonton film di Little Cinema bukan pilihan yang buruk.

4. Kolektor Vinyl atau Tukang Berburu Barang TP Pagi Bakal Merasa Beruntung
Ada banyak hal yang membuat bahagia. Salah satunya, rilisan fisik. Sunday Market menawarkan sejumlah tenant mbois yang siap menyuplai segala gairah nafsumu soal musik.

Vinyl, merchandise, dan rilisan fisik akan membuat hidupmu sembuh dan membaik. Selain itu, ada tenant barang-barang secondhand ciamik yang dijual dengan harga miring.

Jadi, daripada mborong Supreme KW, yo mending sing bekas tapi jek apik tah. Nggak sampe berdigit-digit paling sudah bisa mbawa beberapa potong, ditambah Dickies dan kaus band rare!

5. Sastra dan Buku… Ah, Menyenangkan Sekali!
Saya sempat bertemu Dhahana Adi alias Ipung, penulis buku Surabaya Punya Cerita, dan Yudha dedengkot Surabaya Jersey Community di hari pertama Sunday Market kemarin. Mereka berpesan: akan ada launching buku Persebaya and Them karya Dhion Prasetya.

Yo wani lur, wani tok!

Selain itu, akan ada program buka buku dan ruang puisi yang berpotensi membuat acara ini gemuk literasi.

Enggak kesuwen, cuy. Kalau saya dan kru DNK sih pasti berangkat. Kalian hanya perlu starter motor atau manasi mobil, dan kami tunggu di sana untuk bersukaria bersama!

PS: Jangan lupa ambil The Sunday Paper yang menurut saya wajib dibungkus tiap gelaran Sunday Market!