“Cok, duit ditabung di bank kok malah berkurang, dibujuki iki!” ujar salah seorang kawan lama sambil misuh di hadapan muka saya di suatu waktu.

Saya lantas berpikir, mosok iyo seh bank yang jelas dasar hukum dan izinnya itu menipu para nasabah? Kayaknya nggak lah ya, nggak mungkin. Ojok suudzon sek. Mungkin memang benar berkurang, tapi pasti ada penjelasannya.

Setelah saya cari tahu, akhirnya saya paham bahwa untuk menikmati layanan keuangan seperti bank, tentu memerlukan biaya administrasi. Ini sebagai bentuk penghargaan kita pada layanan itu.

Ini baru akun tabungan lho, rek. Belum termasuk layanan lain seperti kartu kredit, dan lain sebagainya. Nah maka dari itu, kita perlu nih ngitung-ngitung biaya administrasi di bank. Biar nggak merasa digobloki.

Tapi tergantung sih, rek. Lek kon putune Pak Harto, atau ponakane Aburizal Bakrie sih kayake nggak penting-penting banget. Tapi, kalau kalian adalah golongan orang yang berprinsip duit mung mampir rekening, wajib bagi kalian menghitung biaya.

Ini supaya kalian nggak linglung kalau suatu saat tabunganmu tiba-tiba terkuras tanpa kabar. Sek mending pacar sing ngilang teros mbalik pas wayahe butuh. Lah iki ngilange nggak pasti mbalik cok!

Dengan mengetahui jumlah biaya administrasi yang harus kita bayarkan tiap bulannya selengkap-lengkapnya, kita bisa mengurangi berbagai biaya yang sebetulnya dapat kita gunakan untuk banyak hal lain.

Nah, berikut beberapa biaya yang mungkin harus kamu ketahui sebelum kalian membuka akun tabungan.

Biaya Membuka Akun

Ketika kita membuka rekening baru di bank atau account sebuah layanan keuangan, kita pasti akan dikenai biaya administrasi. Layanan keuangan yang membebankan biaya buka rekening biasanya adalah bank, asuransi, kartu kredit, deposito, dan sebagainya.

Kisaran biaya buka rekening/account baru sekitar lima ribu sampai lima ratus ribu rupiah.

Meski sebagian besar menerapkan biaya membuka akun baru, tidak semua bank menerapkan hal ini. Tapi biasanya mereka punya kebijakan menetapkan saldo mengendap pada rekening yang tidak dapat ditarik oleh penggunanya.

Selain itu, saat ini, banyak bank yang memiliki berbagai promo bebas administrasi dan saldo endapan yang murah. Biza donkz dicobha!

Biaya Transfer

Biasanya seorang nasabah tidak perlu menambah biaya ketika transfer ke bank yang sama dengan akun rekeningnya.

Namun ketika melakukan transfer dana ke bank berbeda, nasabah perlu membayar biaya transfernya. Sejauh ini ada tiga pilihan transfer antar rekening bank. Mulai SKNBI (Kliring), RTGS, dan transfer online.

RTGS adalah Real Time Gross Settlement, dimana uang yang dikirim akan langsung masuk ke rekening penerima. Layanan RTGS akan dikenakan biaya sebesar Rp20.000.

Sedangkan pilihan lain adalah transfer online yang paling sering digunakan oleh masyarakat. Transfer online biasanya dikenakan biaya Rp6.500 hingga Rp10.000. Transfer dengan metode ini bisa langsung sampai ke rekening penerima, karena perusahaan switching memfasilitasi transaksi selama 24 jam dalam 7 hari.

Saat ini, di luar layanan bank, sudah banyak pihak ketiga di luar bank yang menawarkan kemudahan transfer. Seperti OVO, Linkaja, Gopay, Dana, hingga Jenius.

Biaya yang ditawarkan pun cukup bersaing. Gopay menerapkan biaya Rp2500 untuk transfer antar bank, OVO juga berencana menerapkan hal yang sama mulai Desember nanti.

Sementara LinkAja masih menggratiskan biaya transfer jika dilakukan ke Bank BUMN (BRI, BNI dan BTN). Namun bila transfer ke bank swasta akan dikenakan biaya Rp6.500.

Adapun dompet digital DANA belum mengenakan biaya transfer ke bank.
Jenius juga menerapkan bebas biaya transfer 25 kali pertama bagi pengguna baru, dan biaya transfer sebesar Rp3000 untuk pengguna dengan tabungan rata-rata di bawah satu juta.

Yawes monggo dipilih sing paling cucok meong!

Biaya Tarik Tunai

Serupa tapi tak sama kayak transfer. Tarik tunai di ATM yang berbeda bank dengan akun bank milik kita akan terkena biaya tambahan. Biaya tambahannya sih berkisar Rp6.500 hingga Rp12.000.

Hal ini belum seberapa kalau kamu narik tunai bareng pacar atau istri. Hati-hati, bisa-bisa uang di dalam akun tabunganmu lenyap saat kamu berkedip.

Biaya Administrasi Bulanan

Biaya administasi bulanan adalah biaya yang paling sering dibayarkan oleh nasabah bank. Kamu bisa menganggap biaya iki sebagai bayaran atas layanan yang bank berikan buat kemudahan keuanganmu.

Biasanya pada akun rekening tabungan, bank secara otomatis menarik dari uang dalam tabungane awakdewe. Biaya administrasi pada tabungan berkisar Rp2.500 sampai Rp25.000 tiap bulannya.

Pada kartu kredit, biaya administrasi dibebankan per tahun. Biasanya akan langsung masuk ke tagihan bulanan kita. Namun, ada juga beberapa kartu kredit yang tidak menetapkan administrasi bulanan.

Udah sih itu saja biaya-biayanya. Jadi, sudah siap nabung dengan untung tanpa merasa buntung?