Comeback is Real benar-benar dibuktikan Persebaya di Piala Presiden 2019. Bersua dengan Perseru Serui di Stadion Sijalak harupat pada laga lanjutan Grup A Piala Presiden kemarin malam, Persebaya membuktikan mental seorang juara. 
Laga berlangsung sengit dengan dominasi dari Persebaya.  Dengan hasil ini, Persebaya memantapkan posisinya di posisi teratas grup A di atas Tira Persikabo menyusul kemenangan mengejutkan mereka atas Persib Bandung dengan keunggulan 1-2.
Persebaya jelas tak ingin membawa hasil yang kurang memuaskan bagi ribuan Bonek yang hadir di Stadion Sijalak Harupat. Mereka bahkan beberapa kali membahayakan gawang Perseru Serui yang dikawal oleh Hendra Mole. 

Epic Comeback berujung Kemenangan

Kita flashback sebentar di laga Persebaya lawan Perseru. Saat pertandingan berjalan 15 menit, Perseru memang mulai memberikan perlawanan terhadap Persebaya. Skema agresif diterapkan Perseru Serui. Namun sama seperti Persebaya, tak satupun kerjasama mereka yang menghasilkan gol.
Persebaya mendapatkan kesempatan emas di menit ke-28. Menyambut umpan Damian Lizio, Irfan Jaya berhadapan by-one dengan Hendra Mole. Namun kiper Perseru ini berhasil mematahkan peluang emas milik penyerang sayap mungil itu.
Terus menyerang nampaknya membuat Kubu Bajul Ijo lupa untuk memperkuat pertahanan mereka. Persebaya justru tertinggal lebih dulu pada menit ke-35. Kesalahan kiper Miswar Saputra mengantisipasi umpan jauh yang mengarah ke gawangnya, dimanfaatkan Nur Akbar Jawara untuk menceploskan bola ke dalam gawang.
Tertinggal satu gol membuat punggawa Persebaya semakin bersemangat untuk membalas. Namun naas, Penjaga gawang Persebaya, Miswar harus kembali memungut bola dari jalanya setelah tendangan Delvino Rumbino dari luar kotak penalti gagal diantisipasi.
Babak pertama ditutup dengan skor 2-0. Bonek pun semakin deg-degan dan was-was. Mosok kalah ambek Perseru, cuk!
Defisit dua gol dari Laskar Cenderawasih Jingga, Persebaya berupaya lebih keras dalam pertandingan ini. Upaya Persebaya untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil. 
Tepat pada menit ke-63, tendangan Otavio Dutra menghadirkan kemelut di depan gawang Perseru, dengan cekatan Amido Balde menyambar bola liar dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol ini menjadi titik balik Persebaya. Berulang-ulang, punggawa persebaya menyerang pertahanan Perseru Serui. Pada menit ke-80, bola sepakan Lizio menghantam mistar gawang. Selang tiga menit kemudian, giliran tembakan Ruben Sanadi menerpa tiang gawang.
Pantang menyerah dan terus menyerang, Persebaya akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-88. Umpan silang Dutra dari sisi kiri serangan Persebaya disambut tandukan Balde yang tak bisa dicegah Hendra masuk ke dalam gawangnya.
Gol penyeimbang ini nampaknya membuat Perseru Serui kehilangan irama permainan. Akibatnya, selang dua menit kemudian, Persebaya comeback sekaligus mengunci kemenangan menjadi 3-2 melalui gol Manuchekhr Dzhalilov. 
Sorak-sorai berkumandang!
Gelora Bung Tomo Berbenah, Jalan Sekitarnya akan Dilebarkan
Kemenangan Persebaya ini terjadi tak lama setelah adanya kabar bahwa jalan di sekitar Markas Persebaya, Gelora Bung Tomo (GBT)  akan diperbaiki dan dilebarkan. Wow! Makin ganteng dong stadion kebanggaan Bonek ini.
Selasa (1/3) lalu, DNK.id menerawang secara langsung di sekitar GBT. Pengerukan sudah di lakukan di sisi kanan dan kiri jalan. 
“Jadi jika nanti perbaikan ini selesai, akses masuk antara pejalan kaki dengan kendaraan bermotor dipisah. Selama ini kan masih jadi satu (jalur). Teman-teman Bonek juga kurang nyaman ‘kan,” tutur Eri Cahyadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko).
Menurutnya, dengan pengerjaan yang saat ini sudah dijalankan, harapannya, pembangunan di sekitar GBT siap digunakan sebelum kompetisi Liga 1 2019 bergulir. 
“Kanan kiri pelebaran nanti juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan parkir,” imbuhnya.
Manteb iki rek, nonton Persebaya iso dadi tambah wenak. Ora ruwet neng ndalan. Tapi Green Force tetep kudu menangan yo, tetep kudu dadi jagoan! 
Salam satu nyali, wani!