#Gosip90an mungkin adalah satu dari sekian banyak tagar tentang era 90-an yang mendadak berhasil trending, kembali dibicarakan, dan jadi konsumsi khalayak ramai. Linimasa kembali penuh dengan kerinduan dan bunga-bunga masa lalu.

90-an mungkin adalah masa terbaik bagi perkembangan subkultur anak muda. Musik pop lokal, entah itu dalam dikotomi indie atau mainstream, sama bagusnya.

Begitu pula dengan film—yang meskipun gairah film lokal teredam esek-esek—90-an menunjukkan kebangkitan yang berani dari Hollywood itu sendiri.

Generasi milenial—yang sebenarnya amat muak disebut milenial—tumbuh dan berkembang di era ini, era sebelum Suharto turun berok dan menjadi bulan-bulanan massa.

90-an, selain jadi era senjakala Orba yang represif, juga merekam berbagai jejak yang akan terus selalu meninggalkan bekas.

Berikut kami rangkumkan apa saja yang paling dirindukan dari era 90-an, dirangkum dari lalu lintas keramaian linimasa.

Trending ini mungkin tidak hanya terjadi sekali—sebelumnya pun bahkan sempat berulang kali terjadi. 90-an berpotensi akan kembali booming, dan terus meledak.

Saat kerinduan itu muncul, saat konsumsi harian tidak sebagus dulu, saat kamu semua seolah tidak mau melepas masa kecil dan ingin terus merayakannya, 90-an adalah sarana terbaik untuk kembali.

Tamiya, Beyblade, Tazoz dan Mainan Penolak Dewasa

Sebenarnya cara terbaik merawat ingatan adalah dengan menimang-nimang kembali memorabilianya. Tamiya, gasing Beyblade, Tazoz dari Chiki, Cheetos, Jet-Z, dan lain sebagainya, adalah benda-benda yang membuatmu merasa beruntung kalau masih memilikinya.

Dari kebanyakan hal ikonik lain, benda dan mainan macam inilah yang paling banyak dipotret dan dirindukan Tweeps yang budiman. Perbedaan zaman tidak pernah jadi halangan. Mainan macam begini bak lorong waktu, terus membawamu ke masa-masa indah.

Ironisnya, sekarang mainan beginian—terutama yang limited edition—jadi barang langka yang kadang mahalnya keterlaluan di lapak e-commerce. Kenangan memang mahal harganya, tapi tidak perlu keterlaluan juga.

Iklan Televisi Jadul Ikonik

Selain barang, pesona layar kaca juga tidak lepas dari obrolan saat membahas 90-an. Terutama saat kamu membandingkan televisi zaman sekarang yang taek semua, dengan zaman dahulu yang masih berhias permata.

Tapi, saya sudah capek membahas betapa bobroknya acara TV. Kamu pun mungkin sudah malas—lebih baik serahkan saja pada Remotivi.

Maka dari itu, selain merindukan acaranya, warga 90-an pun rindu dengan iklan televisi jadul ikonik—yang biasanya nongol sesudah acara dan sebelum dimulainya acara. Sekarang, yang beginian sudah tidak ada lagi.

Yang terbaik dari era ini adalah RCTI, yang masih memakai semboyan ‘oke!’ Iklan pasar terapung yang menampilkan mbah-mbah penjual mengacungkan jempolnya akan terasa sangat guyub kalau diingat-ingat.

Jangan lupakan iklan televisi yang menyala di tengah sawah. Memunculkan guyonan yang sekarang mulai garing: itu listriknya nyambung darimana seh?

Recehan Zaman Sekolah

Kamu yang sekarang sudah berusia sekitar 20 tahunan, berarti hidup menjalani masa-masa sekolah yang berat tapi super menyenangkan di era 90-an. Berat adalah masalah pelajaran—seolah semuanya ingin dimasukkan ke otakmu.

Tapi pernak-pernik receh zaman sekolahlah penyelamatnya.

Mulai dari memakai karet gelang untuk merapatkan kaus kaki yang mulai lower, melibetkannya di pucuk pensil untuk pengganti penghapus, atau memakainya seperti ketapel untuk mengincar kepala teman. Semuanya nggateli menyenangkan.

Game-game pengusir boring di kelas pun ramai dibahas khalayak Tweeps. Bisa game SOS, membuat rute-rutean di kertas yang harus dipecahkan teman sebangku, atau game lain yang hanya mengandalkan kertas.

Hanya dengan kertas saja, 90-an sudah sedemikian membuat kami sueneng.

Gamebot

Gamebot adalah primadona—apalagi yang bisa menyimpan sekitar 25 game dalam satu alat. Memakai pengisian daya berupa baterai dan tidak butuh koneksi wifi, Gamebot jelas tidak merepotkan seperti gadgetmu saat ini.

Gamebot tidak mengajarkan apapun selain sarana pengusir sepi. Tidak ada persaingan, misah-misuh, tidak ada obsesi meraih chicken dinner, Gamebot woles-woles ae. Hanya dengan pixel kotak-kotak sederhana, perangkat Gamebot saja sudah sedemikian menyenangkannya.

Yang favorit dan bikin kecanduan tentu saja adalah Western Bar. Kamu beruntung kalau sempat memainkannya. Istilah kecanduan bahkan sudah kamu alami sebelum ada COC, Mobile Legends, atau PUBG.

Era 90-an memang sudah berlalu, tapi pusaran ingatannya terus membekas. Laksana bom waktu, booming soal 90-an dipastikan akan meledak kembali. Nantikan!