Beberapa waktu lalu, beberapa seleb paranormal Indonesia dan indihom sempat heboh dengan isu Jokowi yang konon dijaga oleh beberapa sosok gaib. Makhluk gaib yang disebut sebagai roh penjaga atau roh pelindung itu berupa dua sosok menyerupai manusia dan tiga macan. Guduk Trio Macan sing dangdutan iku, Rek, iki wujude tiga macan putih.

Salah satu sosok mirip manusia yang melindungi bapake, menurut beberapa paranormal tersebut adalah sosok Prabu Siliwangi IV. Raja yang memilih nge-Hyang (moksa) saat kerajaannya diserang oleh anaknya sendiri, untuk menghindari pertumpahan darah rakyat yang tak berdosa.

Roh penjaga adalah makhluk halus atau astral yang mendampingi manusia selama hidup di dunia. Lalu, beneran nggak sih mereka menjaga? Kalau dari berbagai referensi yang menganut reinkarnasi, para roh penjaga ini hanya memastikan kamu menjalani hidup sesuai dengan peranmu agar tidak ada efek lanjutan yang harus kamu lalui lagi di kehidupan selanjutnya atau oleh keturunanmu. Semua hal sial yang memang harus kamu lalui nggak akan bisa dicegah oleh mereka.

Sebetulnya, roh penjaga sudah banyak disebutkan dalam kitab-kitab agama samawi. Roh-roh pelindung itu bisa berupa malaikat, roh leluhur, iblis, jin, khodam, dan lain-lain.

Dalam budaya Timur Tengah, roh pelindung ini disebut dengan istilah khodam atau qorin; orang Jawa menyebutnya Kakang Kawah Adi Ari-Ari; sedangkan suku Algonkin menyebutnya Totem–yaitu roh berwujud hewan. Para jiwa penjaga ini punya sebutan berbeda-beda di berbagai tempat di dunia karena menyesuaikan latar budaya di wilayah masing-masing.

Selain sebutan, wujud mereka juga bisa berbeda-beda pada setiap orang. Roh penjaga itu bisa saja berwujud hewan, mulai dari harimau, ular, hingga hewan legenda seperti naga, atau juga bisa berwujud manusia dari sosok prajurit zaman dulu, pria berjubah, bersorban, atau berpakaian ala kerajaan masa lalu.

Spektrum warna aura dari para penjaga ini berwarna antara putih, biru, perak, dan keemasan seperti aura pada manusia bagi yang bisa melihat. Ada warna aura dasar manusia dan ada yang tergantung pada sifat dan kekuatan roh tersebut.

Nah, penjelasan lebih lanjut dari wujud roh pelindung atau penjaga berikut ini adalah sebagai berikut.

1. Roh Pelindung Malaikat

Pelindung dari Malaikat ini hanya menjaga orang-orang suci yang turun ke dunia dengan jumlah yang sangat terbatas di tiap zaman. Orang-orang seperti ini dalam budaya Timur Tengah disebut sebagai Nabi. Malaikat penjaga ini bakal serius mendampingi agar misi-misi orang suci tersebut sukses.

Orang-orang yang dijaga Malaikat ini sangat peka dan memiliki cinta kasih yang sangat tak terbatas. Mereka juga biasanya akan dikelilingi oleh orang suci dengan pelindung Iblis & Reptilian. Perang adu kekuatan antara cinta kasih melawan kejahatan akan selalu terjadi di antara keduanya.

2. Roh Pelindung Iblis dan Reptilian

Ketika seseorang jatuh terlalu dalam pada perannya ke sisi gelap, maka roh pelindung dari golongan keturunan Iblis akan mengambil alih agar peran atau misi orang ini terjaga demi keseimbangan baik dan buruk.

Jika roh pelindung Iblis umumnya berwujud tampan atau cantik, Reptilian—sesuai namanya—berbentuk seperti reptil, entah ular, kadal, cicak, atau malah naga. Di Asia, penjaga berwujud Reptilian ini lebih dikenal dengan nama Kasyapa.

Orang dengan roh penjaga Iblis dan Reptilian memiliki karakater yang sangat antisosial dan posesif semasa kecil. Mereka sangat fokus pada tujuan mereka. Begitu mereka mencapai titik tertentu, sifat antisosial ini akan menghilang dan mereka mudah berbaur di masyarakat.

Roh pelindung Iblis dan Reptilian sangat menyukai orang berpengaruh. Orang yang dilindungi roh jenis ini akan mudah meraih suatu posisi dengan cara yang jenius karena sifat asli mereka yang manipulatif. Roh jenis ini memang fokus menjaga keseimbangan Yin-Yang.

3. Roh Pelindung Samael/Kerub

Menurut mitologi Palestina kuno, roh ini adalah salah satu dari seven archangel. Konon, tokoh ini berkelahi dengan Yakub dan menahan tangan Abraham saat akan mengorbankan anaknya. Orang yang dijaga Samael tidak bisa ditaklukkan dengan kekerasan. Mereka sebenarnya berperingai sangat halus dan melankolis.

4. Roh Pelindung Giant Serafim dan Raksasa

Menurut Mitologi Eropa, dulunya Giant Serafim adalah para titan di zaman manusia raksasa. Sedangkan roh Raksasa berasal dari mitologi Asia.

Giant Serafim dan Raksasa memiliki kemiripan dalam segi warna dan ukuran, tapi Raksasa lebih kecil dibandingkan Giant Serafim.

Orang yang dijaga Giant Serafim akan memiliki selubung tak kasatmata berwarna hijau pekat. Orang yang dijaga roh ini biasanya memiliki nyali yang sangat besar dan egois. Konon, Giant Serafim suka menempel pada orang-orang yang hidupnya penuh dengan risiko seperti tentara dan lain-lain.

Jika Giant Serafim menjaga orang yang suka dengan tantangan dan ingin melindungi, roh pelindung jenis Raksasa biasanya menjaga orang-orang yang rakus akan harta. Orang dengan pelindung Raksasa biasanya kalah dengan orang dengan pelindung Samael. Di Indonesia, sosok Raksasa sendiri sering digambarkan sebagai Buto Ijo.

5. Roh Pelindung Bidadara/Bidadari

Orang yang dijaga roh penjaga ini akan memiliki aura yang membuat mereka terlihat sangat tampan dan cantik, sehingga banyak urusan duniawi yang sangat lancar mereka lalui dengan pesona mereka. Tapi, tentu saja orang-orang yang diikuti oleh Bidadara atau Bidadari berisiko memiliki banyak masalah dengan lawan jenis. Ya gimana, korban bapernya banyak je.

6. Roh Pelindung Peri/Bunian

Orang-orang yang dilindungi peri biasanya akan memiliki kemampuan supranatural dan mudah melalui banyak urusan duniawi kecuali urusan jodoh. Berbeda dengan mereka yang dilindungi Bidadara/Bidadari, orang yang dilindungi Peri akan sangat sulit mendapat perhatian dari lawan jenis karena Peri sangat posesif dan pencemburu. Makanya, sering ada kasus paranormal yang menikahi peri meski ada aturan tidak tertulis tentang larangan ini.

7. Roh Pelindung Raja/Ratu dari Masa Lalu

Naaah, yang nomer 7 ini yang paling sering ditanyakan. Roh pelindung ini hanya melindungi garis keturunan mereka atau orang-orang tertentu yang secara tidak langsung berhubungan dengan tanah atau wilayah yang pernah mereka lindungi saat masih menjadi pemimpin di wilayah tersebut.

Sosok pelindung ini bisa muncul saat seseorang sudah berada di titik kepemimpinan tertentu atau bisa juga malah muncul sejak mereka kanak-kanak. Bila sudah diikuti sejak anak-anak, maka akan diarahkan hingga sesuai dengan takdir si anak untuk mendapat tongkat estafet kepemimpinan.  Anak-anak yang memiliki roh pelindung jenis ini juga akan memiliki sikap dan kewibawaan yang elegan. Cara berbicara mereka juga lebih tua dari umurnya.

8. Khodam

Roh pelindung ini biasanya bersemayam pada suatu pusaka berwujud fisik. Biasanya bebatuan atau logam yang mengandung mineral tertentu. Umumnya, roh ini mengikatkan diri pada batu akik, keris, atau benda lain yang sesuai dengan energi dan karakter mereka.

Khodam ini akan menemukan tuannya atau sebaliknya entah melalui mimpi atau peristiwa jual-beli. Roh pelindung khodam sangat lemah bila dibandingkan roh-roh penjaga lain di atas. Dibandingkan roh-roh lain yang menjaga dan memberi manfaat dengan sukarela, roh khodam biasanya menjaga dengan sifat transaksional. Orang yang mendapatkan keuntungan dari penjaga ini juga harus membayar entah dengan energi, perawatan benda sebagai rumah mereka, atau hal lain.

Meski sebenarnya para roh pelindung ini selalu mengikuti sepanjang waktu, bagi orang-orang yang nggak peka tetap saja akan sulit melihat sosok mereka. Bagi orang-orang yang diikuti pun, belum tentu dapat merasakan kehadiran para roh pelindungnya. Hanya saja, komunikasi antara roh pelindung dengan orang yang diikutinya kadang muncul saat sedang terpuruk, dan biasanya setelah itu barulah ada semangat hidup atau solusi yang terpikirkan.

Jadi, kira-kira yang manakah roh penjagamu?