Bagaimana keadaan bumi beserta isinya pasca akun Siksa E nya
tiga disuspend? Apakah konflik berkepanjangan di Suriah kelar seketika? Apakah keruwetan
sidang copras-capres di MK sudah mulai terurai? Atau apakah sudah ada series
yang bisa menggeser posisi Chernobyl
di list teratas IMDb?

Jawabannya enggak. Podo ae. Bah Siska E nya tiga dibanned
bah enggak, bumi yang awakdewe iki tempati yo tetep nggak berubah. Jadi buat
apa saya melempar pertanyaan di atas sebagai judul? Ya retoris wae slur, biar
clickbait lah.

Bagi yang belum tahu siapa itu Siska E nya tiga, ha-ha-ha,
kapok. Mungkin selama ini ngopimu kurang adoh. Jadi, gampangnya, Siska E nya tiga
itu adalah akun Twitter seorang perempuan berusia dua puluhan yang entah
berasal darimana—desas-desusnya berasal dari salah satu kota di Jatim karena
doi doyan pakai Bahasa Jawa.

Akun Twitter perempuan satu ini adalah tipe akun binal yang
personal. Nggak seperti akun bokep yang isinya video asal comot, tweet
perempuan satu ini otentik, dengan hanya dirinya sendiri sebagai objek
sekaligus subjek crot.

@siskaeee selama ini gemar mempertontonkan tubuhnya,
aktivitas masturbasi plus squirting, dan bermain-main dengan seks toys. Bahkan,
doi juga dengan sembrono kadang membuat konten prank mesum. Misal, memelorotkan
handuk depan pengantar makanan online. Gendeng.

Tapi gini, saya mencoba fair saja. Segala sesuatu yang
terjadi pasti mempunyai dampak, sekecil apapun itu. Mungkin nggak banyak ngefek
pada keberlangsungan kehidupan muka bumi, tapi jelas berimbas pada beberapa
aspek—terutama orang-orang yang tahu dan—ehem—pernah stalking Twitternya doi.

Dampak pertama yang tak perlu kami jelaskan di sini tentu
saja bagi para jomblo—atau ehem, oknum jomblo. Intinya adalah oknum yang doyan
nyari something buat bacol ini akan seketika terpuruk. Mungkin akun semacam
gini akan selalu ada dan berlipat ganda, tapi apa daya kalau Siksa E nya tiga
sudah terekam jadi fantasi terdalam?

Melupakan mantan adalah hal yang susahnya minta ampun, tapi
melupakan perempuan semi-eksibionis yang doyan pamer apapun itu yang memuaskan
ekspekstasi terliarmu  di media sosial jelas
nggak hanya susah, tapi absurdnya minta ampun. Maka dari itu, satu-satunya
jalan adalah.. imajinasi. Cara kedua yang lebih bijak adalah.. berhenti dong! Get real dude!

Saya nggak ada niatan seksis atau bagaimanapun di sini—Ya
Tuhan isu ini sekarang sungguh sensitif. Tapi saya hanya ingin jujur-jujuran,
dalam artian menyambung lidah kalian-kalian yang sempat doyan dan merasakan.
Ngaku ae..

Dampak kedua ini saya khususkan untuk kalian,
perempuan-perempuan semi-posesif yang agak terlalu khawatir atas perilaku
cowoknya. Biasanya kamu akan memantau diam-diam aktivitas medsos pacarmu—dan
yang pernah viral adalah cewek yang ngambek luar biasa karena cowoknya like
postingan Ariel Tatum. Nah, tentu Siska E nya Tiga ini bisa jadi ancaman yang
medeni. Karena itu, akun yang dibanned ini bisa jadi memberi angin segar dan
sedikit kelegaan pada pikiran insecure-mu. Walaupun semua juga tahu bahwa akun
ini bisa saja di-backup. Jadi Siska E Nya Empat, Lima, atau Enam Ratus Enam
Puluh Enam?

Terakhir adalah dampak bagi kamu semua yang kebetulan baca
artikel recehan ini, tanpa pernah tahu siapa itu Siska-Siska yang lagi rame
itu. Nyantai lur, ojok gopoh. Di lingkungan pergaulanmu mungkin Siska-Siska ini
lagi rame dibahas—dan oh boy, you pasti nyari-nyari di YouTube.

Salah satu contohnya seperti seorang kawan redaksi, Mufa
Rizal yang mungkin jadi orang yang bernasib apes. Dirinya sempat bertanya pada
saya siapa itu Siska E, dan kenapa dirinya ini baru tahu ada akun yang begitu
setelah disuspend?

“Oalah kaet ero cok lah kok wes disuspend!” ujarnya sambil
bersungut-sungut. Ancen arek taek, ketoke jaim tapi yo gelem. Hadeeh..