Banyak kejadian di 2019. Terlalu banyak malah. Di tahun yang disebut tahun politik ini, hal-hal yang terjadi memang didominasi pilpres, cebong versus kampret season 2, dan–ya, hal-hal seputaran itu. Tapi toh, ada juga kejadian lain yang layak dapat milestone.

Semua kejadian yang diluar dugaan memang bisa bikin muntah, mual, asam lambung naik, sekaligus kebelet boker dalam waktu bersamaan. Kejadian yang membuat kita speechless, saking nggak taunya harus berkomentar atau bersikap apa.

Inilah 5 kejadian paling serius di 2019, sekaligus paling absurd, mungkin nggilani, mengejutkan, sampek nggawe gelone ati. Intinya, 2019 tidak baik-baik saja, dan mungkin, 2020 nantinya juga sama menyebalkannya.

Sidang MK

Saat Prabowo Subianto menggugat, disitulah ludrukan yang memancing tawa massal nasional dimulai. Sidang sampai seharian penuh ini rasanya adalah pekerjaan sia-sia. Tak ada yang benar-benar tercerahkan.

Televisi hanya dipenuhi hal konyol, bantah-bantahan, dan berujung tragedi luar biasa ngengek: aksi massa gila-gilaan pasca pilpres dan kami tak tahu lagi harus berkomentar apa.

Surabaya Menggugat

Indonesia memerah saat DPR kembali mencuatkan wacana RUU KUHP–setelah sebelumnya RUU KPK. Rakyat marah, mahasiswa kembali turun ke jalan. Semua aksi di berbagai kota sangatlah epik. Suara-suara, menggema, merobohkan dinding peraturan konyol pemerintah.

Surabaya, di ujung timur Indonesia, juga jadi salah satu mercusuar aksi. Kami berada di langsung di titik pusat peristiwa, dan hingga detik ini, masih speechless dengan gelora massa yang terjadi akibat dipicu bobroknya pemangku aturan di negeri ini.

Prabowo Jadi Menteri

Sepak terjang Prabowo selalu bisa ditebak–yang tiap lima tahun sekali berujung Sidang MK dan chaos dari pendukungnya. Tapi tak ada yang menduga bahwa Prabowo akhirnya merapat ke Jokowi–seteru politiknya–dan menjadi salah satu menteri.

Tak ada yang perlu diperjelas. Bahkan saking tercekatnya, kami sampai tak bisa mengoceh lagi soal satu ini. Masih mau segitunya berdebat masalah politik? Inilah The Best Prank of The Decade.

Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di Kalimantan jadi hal yang paling memuakkan. Siapa tega melakukan pembakaran, siapa bertanggung jawab? Udara sebagai hal bebas yang dimiliki warga negara untuk hidup sehari-hari, dicemari oleh kebodohan–atau mungkin kerakusan para oknum.

Dan hutan, paru-paru dunia, laksana rokok yang dengan mudahnya bisa diabu-puntungkan. Hal yang membuat kami tak bisa lagi berkomentar, speechless saking sesaknya.

Justice for Audrey

Bullying, atas dasar apapun adalah sebuah petingkah binatang yang harus dimusnahkan. Audrey, salah satu murid di Pontianak sana, mengiba simpati warganet saat menyatakan sudah disiksa oleh teman sekolahnya.

Dukungan mengalir, tagar Justice for Audrey menggema di jagat maya. Tapi toh nyatanya tak ada pengeroyokan. Audrey berbual-bual semata dan kami, dipaksa menelan bulat-bulat hal yang sebenarnya tak sesuai fakta.

Audrey mungkin memang dibully, tapi tentu ia tak seharusnya berbohong, mengundang belas kasih nasional yang ujungnya malah mengata-ngatai juga.