Kata leluhur, “Setiap hulu pasti memiliki hilir, setiap awal pasti memiliki akhir.”

Ternyata, hari ini datang juga. Hari di mana kami harus menuliskan ini, sebagai penanda dimulainya perjalanan lain.

DNK.id pertama kali menayangkan tulisan per 7 Mei 2018. Selama 20 bulan kemudian, redaksi ini terus berkembang. Dari yang semula hanya menerbitkan tulisan dua hari sekali, menjadi setiap hari, kemudian bertambah hingga mencapai enam tulisan dalam sehari. Jumlah pembaca terus bertumbuh, kontributor kami pun semakin beragam. Rubrik di DNK.id juga semakin berwarna. Masing-masing punya ciri khas yang membuat kita menyadari bahwa setiap tulisan adalah rangkaian DNA para perangkainya.

Di mata kami, DNK.id tidak hanya berupa platform kreatif, tetapi juga merupakan tempat serupa api unggun, di mana kita bisa belajar membangun tenda bersama-sama di depannya, menghabiskan waktu dengan tawa, menikmati mie instan yang direbus sembari menghangatkan diri.

Anggap saja, saat ini, adalah waktunya DNK.id untuk beristirahat sejenak. Tidak lagi menyalakan bara, namun memberikan kesempatan yang lain agar teman-teman dapat bergelung dalam selimut sambil menatap gugusan bintang. Teman-teman dapat tetap saling berkomunikasi, menjalin relasi, menyamakan vibrasi dengan penghuni tenda yang lain, mengutarakan pemikiran tanpa ragu. Hanya saja, kali ini kami belum bisa ikut serta.

Kami bangga dengan pencapaian teman-teman semua, kami salut pada perhatian dan kedekatan yang sudah teman-teman berikan selama DNK.id hadir. Terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk teman-teman semua; para pembaca dan kontributor kami yang sungguh setia menemani, atas kesempatan dan kepercayaan sehingga kami bisa membantu teman-teman menemukan tempat berkarya, tempat berbagai pemikiran, tempat menemukan teman yang lain.

Hulu boleh memiliki hilir, namun muaralah yang akan menuju samudera. Semoga kelak kita bisa bertemu kembali, dengan semangat yang baru, dengan pribadi yang lebih matang, dengan kegembiraan yang lebih menghangatkan.

DNK.id leren sik, ya! Matur nuwun, Rek!

 

Dari kami yang adalah kalian,
Redaksi