Djadjang Nurdjaman sudah resmi melatih Persebaya Rabu (5/9) lalu. Pada latihan perdana tersebut Djanur, sapaan akrabnya, bahkan langsung dikenalkan ke suporter fanatik Persebaya, Bonek Mania. Itu dalam sebuah sesi latihan terbuka di Lapangan Karang Gayam atau Mess Eri Erianto.

Lantas, apa misi Djanur saat menangani Persebaya Surabaya ? Berikut petikan wawancara Cak Zuki dari DNK.Id dengan Djanur.

Apa tanggapan Anda bergabung dengan Persebaya ?

Jujur saya merasa bangga, senang bisa bergabung dengan Persebaya. Karena persebaya salah satu tim legendaris di Indonesia bersama Persib, PSMS, Persija dan PSM Makassar dari era zaman perserikatan dulu. Sehingga total karir saya sudah melatih tiga klub legendaris, jadi kebanggan tersendiri bagi saya.

Alasan tertarik bergabung dengan Persebaya?

Alasan saya mau pertama Persebaya punya historis sangat panjang melegenda. Kedua karena adanya Bejo Sugiantoro di tim, sehingga saya yakin bisa bekerjasama karena beliau yang tau segalanya tentang Persebaya. Kemudian ketiga saya meliht tim Persebaya sendiri.

Saya sudah mengikuti kiprah Persebaya semenjak di Liga 2 musim lalu di PSMS  dan salah satu tim yang saya suka permainannya adalah Persebaya. Di samping itu juga Persebaya memiliki pemain muda yang cukup potensial, dan saya cukup optimis bisa mengangkat Persebaya.

Apa target bersama tim?

Tentu, target ada. Saya ditarget untuk bisa mengangkat Persebaya ke papan atas, target peringkat keenam. Saya pikir cukup realistis tapi harus melalui perjuangan yang kuat. Yang berat karena memang satu tim sama lain tidak jauh berbeda (secara point). Dan ini yang cukup memberatkan. Tapi sekali lagi dengan materi dimiliki saya cukup optimis memenuhi target yang ditentukan.

Apakah sudah mengetahui seluruh materi pemain Persebaya?

Walaupun saya sering megikuti Persebaya tapi secara face to face saya tidak hafal betul pemain, terutama yang muda. Tapi saya yakin ada beberapa potensi yang bisa diorbitikan ke depan.

Sebelumnya apakah ada pemain yang pernah satu tim?

Kalau yang saling mengenal cukup banyak. Yang pernah bekerja sama ada tiga pemain; Ruben Sanadi, Raphael Maitimo dan Robertino Pugliara. Disamping itu ada pemain yang pernah  dibujuk masuk Persib dulu. Ada Pahabol dan Rishadi Fauzi, akhirnya baru sekarang gabung dengan mereka.

Di luar sesi latihan apakah ada pembicaraan dengan pemain sebelumnya?

Sebelum ke sini, saya meeting dengan pemain. Datang di tengah kompetisi apalagi waktunya tidak terlalu banyak, tidak banyak yang akan saya ubah.

Kebetulan, cara bermain Persebaya juga sudah sesuai dengan apa yang saya selalu terapkan di Persib atau PSMS. Tapi pasti ada yang saya ubah satu dua sisi. Yang bisa dirubah, bisa dikerjakan dalam waktu singkat dan tidak akan merubah cara bermain Persebaya.

Pendapat tentang suporter Persebaya?

Persebaya memiliki basis suporter yang sangat banyak yaitu Bonek. Dan saya berharap bisa berkontribusi di tim, berkolaborasi dengn Bonek sehingga mengangkat prestasi Persebaya ke depan.