Seharusnya semakin dewasa kita, semakin sedikit kita melihat pornografi di internet. Bukan karena lebih bermoral, matang, atau gimana-gimana, yo ancene kan wong dewasa wes wayahe rabi ae hehe. Lah lapo talah ndelok bokep lek nduwe bojo—kecuali kalau kamu Don Jon sih.

Tapi kami paham, banyak banget di luaran sana pihak-pihak yang masih single alias jomblo, atau udah punya pacar tapi nggak rabi-rabi. Pornografi setidaknya bisa bikin pikiran tenang—saat dituntaskan tentu saja.

Tapi tahukah kamu bahwa kebanyakan nonton gituan itu nggak bagus? Tahukah kamu bahwa terlalu sering memainkan perabotanmu sendiri juga bahaya? Maka dari itu, seberapa sering kamu mbokep dan menyenangkan diri sendiri dengan tanganmu agaknya bisa mencerminkan kepribadianmu.

Ini tentu saja diteliti dengan sedikit ilmu cocoklogi ndek-ndekan dari tim kami, yang setiap minggu berusaha ngasih kamu wawasan baru tentang cara menyikapi hidup secara lebih ngehe.

Frekuensi Mbokep Bulanan

Jarang sekali—mohon maaf—manusia yang menuntaskan hasratnya secara bulanan. Kecuali libidonya telah tuntas atau ada hal lain yang lebih mendesak selain seks—memang sejauh ini ada ya?

Level membahagiakan diri sendiri lewat pornografi yang biasanya dilakukan kaum ini memang amat jarang, sebulan sekali malah. Itu berarti kita bolehlah berpendapat bahwa kepribadiannya cenderung freaky head, suka ngempet, atau malah sudah berjalan jauh ke jalan ninja sufistik. Entahlah.

Frekuensi Mbokep Mingguan

Tipe manusia yang kayaknya normal ya. Terlalu normal mungkin? Biasanya mereka mungkin terlalu sibuk kerja atau banyak activity, jadi seks dianggap kebutuhan tersier. Seminggu sekali nonton, langsung getnowes sampek ledeh.

Frekuensi Mbokep Beberapa Kali Seminggu

Manusia normal. Kata pakar seks antah-berantah, biasanya orang menyalurkan hasratnya dua sampai tiga kali seminggu. Jadi kita melihat ada jeda di sini. Manusia tipe begini adalah apa adanya, bisa menahan nafsu, dan tak menahan-nahannya sampai lebih lama lagi.

Frekuensi Mbokep Harian

Ehm. Gimana, ya. Kami yakin banyak dari kamu yang agak sedikit hyper. Hidup memang berat, kami tahu kok. Jadi ya mau gimana lagi, lur. Terserah sih. Ya, gimana ya. Fak, kami jadi bingung sendiri, kayak-kayak mendefinisikan diri sendiri gitu.

Sulit banget nggak sih menuliskan tentang orang lain sambil terus mensugesti diri sendiri bahwa kita nggak kaya gitu? Eeh..

Frekuensi Mbokep  dalam Sehari Lebih dari Sekali, tapi Kurang dari Jumlah Balon yang Dipegang Erat-erat di Lagu “Balonku”

Berapa hayo balon yang tersisa di ending lagu “Balonku?” Susah menjawab? Susah mikir? Level yang sampai tahap ini sih biasanya pikirannya hanya kemproh melulu, jadi jawab beginian pun agak susah.

Level Mbokep Sehari Melebihi Jumlah Pasal Nggateli di RUU KUHP

Anda nggak tahu apa itu RUU KUHP? Hmm. Mungkin Anda harus mengurangi pelan-pelan tindak-tanduk Anda saat sedang di kamar sendirian. Jangan kebacut. Jangan mendewakan peribahasa one is never enough.

Survey ini lucu-lucuan belaka, lho. Jangan diambil coli, eh hati.