Filosofi mandi sebenarnya tak jauh dari membersihkan diri. Membuang segala macam kotoran, bakteri penyebab penyakit, ketombe, daki, bolot, kristal keringat, dan semarak bebauan kotor—intinya segala hal yang mengurangi sex appeal-mu.

Tapi, mandi seringkali dianggap buang-buang waktu, “Lapo se adus, mene ae.” Mena-mene teros sampek akhirnya kotoran yang mengendap di badan udah kayak fosil. Mena-mene teros sampek lali carane adus.

Kadang, mandi juga hadir di momen yang nggak tepat. Pas lagi males-malesnya, dingin-dinginnya, atau telat-telatnya, kewajiban satu ini jadi terlupakan. Ini yang membuat mandi jadi serasa kutukan.

Please, Sob. Mandi itu banyak sekali gunanya—ayolah, mosok aku njlentrehno nang kene rek. Tapi kalau emang lagi bete berat dan menganggap mandi cuma sekadar wasting time, berikut kami cantumkan beberapa cara mandi efisien yang hemat waktu. Bahkan tak lebih dari tiga menitan!

Mandi Bebek

Kecipak-kecipak tok. Cublek-cublek suweng. Wes. Coook. Iki ngono adus seng nggak adus. Ibaratnya, kayak pacaran tapi belum jadian. Lah gimana. Ente-ente iki mek nyomot banyu sak perlune. Raup, sikatan, wes.

Mangkane jenenge adus bebek. Soale koyok bebek sing mek kumkum tok nang empang. Opo’o gak adus enthog ta soang? Yo mbohtalah cuk, guduk aku sing ngekek’i jeneng.

Kelihatannya kayak mandi sih. Tapi itu cuman sekitar lima persen dari total mandi yang beneran. Jingan. Cara ini nggak recommended, cuman pas kamu buntu, bisalah dicoba.

Mandi Sekali Basuh

Trik ini cuman butuh paling lama dua menitan. Nggak perlu terlalu basah dulu. Basahi dikit tuh sabun atau odol, eksekusi, lalu globyor byar! Byar doang nggak usah byur. Wong cuman sekali basuh.

Kamu tahu kan kalau byar-byur alias membasuh badan berkali-kali itu menyita waktu yang nggak sebentar. Opo maneh saiki akeh kekeringan saking panase howo. Eman cuk banyune.

Solusinya, tiap mandi, basuh cuman sekali. Wes. Yo kulit ancen keset, tapi sensasi itu bakalan ilang ketutup aktivitas. Sing penting rai gak kumus-kumus wes kenek banyu.

Mandi Minus One

Pilih satu hal yang nggak perlu kamu lakukan di momen mandi saat ini. Hal-hal seperti keramas atau mbolot pakai lulur atau mbasuh rambut pakai conditioner. Pangkas. Fokus pada sikatan, sabunan, nggak usah kakean macem ambek lunyune sabun—ehem.

Layaknya Kangen Band era Inbox, kadang cuman Andhika doang yang nyanyi dan instrumen lainnya macak main padahal asline meneng—istilahnya minus one—kamu juga bisa menggunakan istilah itu untuk mandi.

Mandi Renang

Simple as fuck. Asal kamu punya kolam. Bisa kolam renang, bathtub, atau yo bak mandi ukuran 2×3 meter ngonolah.

Kalau itu masih belum cukup, kamu bisa menjajal derasnya guyuran air sungai. Ya kayak mandi di kali, nyemplung doang, basuh, kelar. Nggak makan waktu sampai bermenit-menit. Kan bolotmu wes logrok kenek arus air.

Tapi sayangnya cara ini cukup sulit dilakukan. Di samping karena nggak semua dari kita punya kolam atau bathtub pribadi—ayolah, gaji aja UMR!—kalau nekat ke sungai, yang ada gatel kabeh karena banyak sungai yang udah tercemar!

Mandi Multitasking

Ini adalah trik mandi yang paling maksimal sekaligus paling cepat di antara semuanya. Badan bersih total, nggak makan waktu. Kamu bisa menggabungkan dua atau tiga kegiatan mandi menjadi satu.

Misal, saat mandi wajib boker, kamu bisa nyambi gosok gigi lalu cuci muka. Lalu saat keramas, tangan kananmu bisa ngremes-remes rambut sementara tangan kiri sabunan.

Padu padankan, padatkan semua agenda mandimu hanya dalam satu waktu. Mungkin awalnya akan sangat sulit, tapi setelah 21 hari—waktu terbaik dalam mempola kebiasaan di otak—semuanya bakal terasa lancar dan aduhai.

Jadi gimana, udah paham kan seberapa pentingnya mandi? Kami aja mbela-mbelain lho bikin trik mandi cepet biar kamu always bisa mandi secara total—ehm walaupun yang bikin ini juga belum mandi sih…