DNK

Rekomendasi Film Termewek Akhir Pekan, Membuatmu Nangis sampek Umbelen

Rekomendasi Film Termewek Akhir Pekan, Membuatmu Nangis sampek Umbelen

Tak perlu muluk-muluk menghadapi Januari yang hujan tuerus, becek sana-sini, dan hangat kuah bakso yang selalu terbayang di kepala.

Kamu hanya perlu rehat di kasur, membuka LK21, nontonin dot com, atau situs streaming nggak bondo lainnya, sembari menonton film-film sendu terbaik.

Kalau menonton Titanic saja sudah mewek, entah apa jadinya kalau kamu nonton film sedih terbaik rekomendasi kami ini. Niscaya kamu akan nangis sampai umbelen, dan tenggorokanmu terasa asin dengan sendirinya.

Menelan umbel sambil ngemil popcorn sesungguhnya adalah cita rasa kesedihan terbaik yang bisa dirasa indra pengecap.

Tapi, tentu saja rekomendasi kami bukan film yang dari sononya sudah sedih. Harus digali lebih dulu, kemudian air matamu seolah akan meresap ke pori-pori kantong mata.

Daripada kesuwen, inilah lima film termewek rekomendasi kami, untukmu yang sedang paceklik kesedihan.

1. The Shawshank Redemption (1994)

Karena DNK Movie Club (kumpulan anak redaksi yang doyan nonton film sak enake dewe di sela waktu kerja) amat memuja film Barat, tiada yang lebih pantas dicantumkan dalam list film apa pun dibanding film ini.

List film terbaik, masuk. List lima besar IMDb, masuk. List film penuh makna, masuk. List film yang termewek pun masuk. Luar biasa.

Pesona Tim Robbins sebagai Andy Dusfrene tak bisa diganggu gugat. Namun, yang membuat kami sedih tentu saja akting Morgan Freeman yang berperan sebagai Red.

Banyak hal yang mencekat hatimu. Tapi, tangis bombai dengan kecamuk bahagia mungkin akan kamu alami di ending film. Fuck spoiler. Karena itu, lebih baik kamu yang belum pernah nonton segera berburu 1080p-nya.

2. Rectoverso (2013)

Kamu akan segera maido DNK Movie Club sebagai kumpulan orang culun dan baper yang dadakno masih doyan yang menye. Ya memang! Buktinya, kami rekomendasikan Rectoverso.

Awalnya sih kami mau rekomen Dilan 1990, tapi karena di ending-nya Dilan nggak mutusin Milea, akhirnya kami nggak jadi sedih.

Oke, berhenti guyonnya. Benar sekali Bapak-Ibu-Saudara sekalian, Rectoverso adalah film yang akan membuat kalian mewek. Entah di scene yang mana, mengingat ada empat cerita dalam film yang diangkat dari buku karangan Dee ini.

Tapi, kebanyakan penonton film ini akan sangat mewek melihat akting luar biasa Lukman Sardi (sampai dapat Piala Citra) sebagai orang dengan keterbelakangan mental yang lagi patah hati.

Tapi, kami sih lebih sedih melihat Indra Birowo yang muntah-muntah —saking cintanya sama Acha Septriasa.

3. (500) Days of Summer (2009)

Kamu #TimSummer atau #TimTom? Pertanyaan ini cukup menyiksa, karena dua tokoh itu punya nilai kebenaran dan kesalahan masing-masing.

Kamu yang belum pernah menonton kisah cinta Tom dengan Summer berarti sudah melewatkan salah satu drama romance yang mungkin terbaik di era ini.

Film ini tidak menjawab berbagai pertanyaan soal cinta, takdir, pasangan, pacaran, menikah, saling memantaskan diri, dan sebagainya. Tapi, film ini memicu orang lain untuk menjadi dua hal.

Pertama, pakar cinta yang negesi. Kedua, orang yang lebih baper dari biasanya.

Mungkin juga ada tipe ketiga yang tercipta: orang yang teriak jancok di ending film, mewek, dan menelan umbel sendiri. Yek.

4. Life Is Beautiful (1997)

Baiklah, kami mulai memamerkan film-film lama supaya DNK Movie Club sedikit-sedikit dianggap cult sama kalian. Film yang klasik dan mungkin tidak banyak ditonton manusia zaman sekarang ini punya tema pembantaian di era Nazi.

Mungkin sudah basi dan kamu malas membahasnya lagi. Tapi, ada satu sisi yang nggak boleh kamu lupa: kemanusiaannya. Life Is Beautiful melampaui itu semua. Hatimu jelas kacau nggak karuan saat film ini sampai pada titik terperihnya.

Mewek meledak!

Beberapa orang mengaku menemukan makna hidup setelah menonton film ini. Mungkin kamu selanjutnya?

5. Turah (2016)

Sampailah kami pada film di mana kami akan pamer habis-habisan pada kalian.

Membuktikan bahwa DNK Movie Club tidak hanya kecanduan Netflix atau streaming gratisan, tidak juga hanya mengamati film bioskop yang sedang tayang, tapi juga haus akan film ultra-obscure yang criminally underrated!

Kami sebenarnya tidak berniat pamer. Hanya menyarankan karena Turah, yang sempat ditayangkan di beberapa pemutaran film internasional, akan membuatmu mewek terlalu dalam tanpa sempat mengeluarkan air mata.

Bercerita tentang warga Tegal di sebuah kampung nir-listrik, Turah 100 persen memakai bahasa Tegal. Kemanusiaanmu diombang-ambing di sini. Ada potret menarik tentang sisi lain negeri ini yang mungkin belum pernah kamu bayangkan.

Memicu kamu menangis, untuk selanjutnya melawan bobroknya sistem perburuhan! Ceileh!