DNK Editor’s Pick Artikel
#Surabaya #pengamen #Bungurasih #belanja #noshoppingchallenge #sale #Yowes Ben #Bayu Skak #Dolly #Gang Dolly Surabaya #Sidoarjo #Shopping #onlineshop #ekonomidigital #BayuSkak #YowisBen #FilmYowisBen #Malang #Film #Avengers #WiroSableng #BomSurabaya #SuroboyoWani #TerorisSurabaya #PilgubJatim #GusIpul #PakdeKarwo #Khofifah #EmilDardak #MinumanOplosan #RoyalWedding #RondoRoyal #Sepanjang #BomSurabaya #Surabaya #KampusRadikal #Teroris #Terorisme # #DNKSinema #Lamongan #Asmara #Assly #Badboy #CowokBadboy #BumiManusia #Pram #Dilan #Minke #Ramadhan #KartuLebaran #PilgubJatim #Jatim #JawaTimur #MbakPuti #JalanSunda #PramoedyaAnantaToer #Annelies #AyatayatCinta #Shin #BarberShop #KembangJepun #HUTSurabaya #Buduran #Kemacetan #Asshly #X60Jaran #MusikSurabaya #PialaDunia #SepakBola #PrediksiPialaDunia #pilkada #Nyangkruk #TandakBedhes #ViaVallen #MarkoSimic #VyanisTy #D #Miras #MinumanKeras #Alkohol #WayangPotehi #Film #JurassicWorld #Asmara #Musik #Dandelion #WidjiThukul #Bacalah #ResensiBuku #BambangNurdiansyah #Pelukis #PialaDunia2018 #Santet #KamisKlenik #Lebaran #IdulFitri2018 #Idulfitri #Gresik #Costwolds #Persebaya #Argentina #AngelVera #satebabi #kuliner #kulinersurabaya #EduardoGaleano #Weton #Zodiak #JudiBola #KulariKePantai #Beskop #MotoGP #JorgeLorenzo #MarcMarquez #Balapan #Liverpool #ValentinoRossi #LionelMessi #KamisSinema #Hereditary #AntMan #TikTok #SitiBadriah #Uruguay #LDR #Relationship #Pino #StreetArt #BidikMisi #Mahasiswa #Rossi #Belgia #Prancis #ngopi #kopi #Papua #Diskusi #PembubaranDiskusi #Arapaima #Brantas #BodyguardUgalugalan #Syahrini #CristianoRonaldo #Klenik #Kesurupan #Inggris #DaniPedrosa #BunuhDiri #Twitter #Pelet #Dukun #MovieMarathon #ArioBayu #22Menit #BuffaloBoys #LaluZohri #musikindie #Perempuan #Pilpres #Jokowi #Prabowo #Parkir #TukangParkir #Jambret #HananAttaki #Ustadz #PakWi #Perpustakaan #Buku #MedokanAyu #Hantu #Ampel #IslamNusantara #Politik #GusDUr #SamierInferno #Inferno178 #MissionImpossible #Pacaran #Novel #ManchesterUnited #PaulPogba #Artis #Pileg #RXKing #ArekMotor #Motor #Karma #RoyKiyoshi #ArthurIrawan #HantuSurabaya #TrioHantu #Medaeng #Rutan #SiDoel #FolkMusicFestival #EKTP #ReviewGadget #Xiaomi #FolkMusicFestival #FMF #Ganja #Receh #Gigolo #MarufAmin #Pilpres2019 #JenderalKardus #TimnasU16 #SebelumIblisMenjemput #LunaMaya #CutTari #JalanPatua #MahfudMD #JokiUnas #SBMPTN #SNMPTN #Pendidikan #LigaInggris #MoSalah #PialaAFF #Ubaya #Kampus #Dosen #Liberalisme #NU #Nahdliyin #BintangKejora #TheDarkestMinds #InstalasiBambu #AniesBaswedan #Cadar #Radikalisme #Probolinggo #CB #HondaCB #MirasOplosan #Unesa #Ketintang #Toa #Meiliana #PelecehanSeksual #UUITE #Woodplane #BuRisma #PilwaliSurabaya #Ponsel #Gadget #Narkoba #Mile22 #IkoUwais #MarkWahlberg #SmasaSurabaya #2019GantiPresiden #JoseMourinho #Soundrenaline #AsianGames #KorupsiMalang #KPop #Dytanuruliza #Dollar #Rupiah #Ekonomi #Islam #SmadaSurabaya #Indonesiaraya #merahputih #tionghoa #budaya #tionghoasurabaya #GedungSetan #GedungSetanSurabaya #SejarahSurabaya #PorosCiganjur #Ciganjur #Hecht #DekMus #Trenggalek #bonek #PSTira #Ahok #JombloNusantara #Jomblo #AhokNikah #ligaindonesia #SmalaSurabaya #DPRDMalang #Korupsi #KPK #Madura #Suramadu #DragRace #DragRaceSurabaya #THR #Pariwisata #Walikotarisma #PemkotSby #Djanur #balbalan #BrainDamage #SandiagaUno #Bussuroboyo #Jomblocarijodoh #CrazyRichAsian #CrazyRichSurabayan #Wine #Oplosan #Anindya #Aktivisperempuan #LBH #demonstran #Polri #IramaBudaya #Ludruk #pijatplus #Pitradbumamik #Prostitusiterselubung #ndramus #Korea #Makeup #Tilang #Delivery #Bebascalo #Pengadilan #Polisilalulintas #Dangdut #Pantura #Emo #Buruh #Kapital #Kapitalisme #AADC #DIANSASTRO #NICOSAPUTRA #ARUNADANLIDAHNYA #Metal #Brotherground #Persija #Persib #Haringga #PKI #1965 #SRukiah #Sastra #G30S #Lekra #kantoran #bosnyebelin #Apaurusananda #kerja #Suporter #Hooligan #LigaPrimer #WestHam #Bonekmania #AremaFC #Aremania #Jamaahmaiyah #CakNun #Silampukau #Chelsea #SodiqMonata #MonataMania #Dangdutkoplo #BintangPantura #OMSera #AnakKos #PrayforPalu #GempadanTsunami #Basarnas #WargaSurabaya #OrangHilang #Palu #Donggala #GempaBumi #GempaPalu #Bukanazab #TuhanMahaPengasih #AzabNgawur #SutradaraNgalay #Sinetronreceh #Mbujukan #Azabkubur #Tobat #SutradaraAlay #BeritaHoax #RatnaSarumpaet #OperasiPlastik #PenganiayaanPalsu #CintaKampus #DuniaMahasiswa #Jombloakut #CariGebetan #Hoax #BigBadWolf #KaconkMania #LAMania #KampusSurabaya #OrkesMelayu #BiduanCantik #SheilaOn7 #Literasi #Bobotoh #PSSI #PTLIB #HoaxGempa #EmakEmakRempong #GossipLambeTurah #BroadcastMedsos #MMA #KhabibNurmagomedov #IslamNotTerorris #MuhammadAli #JualBeliBayi #HoaxInfoGempa #InstagramMedsos #PolrestabesSurabaya #BukuSurabaya #SavePedestria #BalihoCaleg #MilihSiapa #Pileg2019 #PocophoneF1 #RhomaIrama #SynchronizeFest #Swinger #RengMedureh #PoldaJatim #GakMashokPakEko #BiduanImut #SNC #JyloManise #Dirareru #Mural #MuralSurabaya #PersebayaDay #BorneoFC #Liga1 #FirstMan #BBM #KenaikanBBM #Arema #NasidaRia #SupermanIsDad #SupermanIsDead #KitaPersebaya #BajulIjo #GreenForce #BTS #KhoirulHuda #Obituari #Persela #EkonomiIslam #Sosialisme #DjadjangNurdjaman #LaguAnak #DatoSriTahir #GedungDPR #Penembakan #TOEFL #TabloidBola #Risma #TriRismaharini #DavidDaSilva #cerita dewasa #bokep #RobertinoPugliara #Tapol #PulauBuru #sundaymarket #fashion #ChristabelAnnora #barasuara #penunggang badai #taifun #hari santri #kyai NU #taaruf #taaruf online #islam #Halal #Haram #HariSantri #Santri #MaduraUnited #ahmad dhani #pilpres 2019 #dewa 19 #gp anshor #hti #nu #jombang #BakarBendera #HTI #Banser #GPAnsor #iPhone #Handphone #iPhoneBekas #cpns 2018 #pns #seks #cak nun #maiyah #padhangmbulan #bangbangwetan #OsvaldoHaay #NellaKharisma #Banaspati #DNKHalloween #CeritaHantu #YennyWahid #banser #lion air #netizen #jt610 #Persipura #indigo #halloween #PDKT #SPBU #museum santet #horror #Pocong #Misteri #MahasiswaSurabaya #slank #magnumotion #slankers #bimbim #onani #kiai kanjeng #Minimarket #Indomaret #Alfamart #BhomeianRhapsody #Queen #PialaAFF2018 #BimaSakti #Timnas #UmarHaen #hujan #bmkg #indomie #mantan #musik #buku #rokok #kretek #televisi #sinetron #Dangdu #BohemanRhapsody #HabibRizieqShihab #FrontPembelaIslam #FPI #BenderaTauhid #hohohihe #Cuaca #CuacaSurabaya #hari pahlawan #CerbungLastri #surabaya membara #insiden viaduk jl. pahlawan #HariPahlawan #SurabayaMembara #Cebong #Kampret #HanumDanRangga #ayah #hari ayah #fathers day #JRX #Jerinx #taufik monyong #StanLee #Marvel #punk #phone sex #chat sex
Komik Liputan Video

Memasuki Megatruh dan Membaca Tanda Kematian: Pengakuan Anak Indigo

Bagikan

Indigo menjadi kata yang berkonotasi negatif saat sosok bernama Roy Kiyoshi mengeksploitasinya dalam acara nirmutu yang sempat merajai jagat pertelevisian. Maknanya direduksi hanya sebatas orang nyentrik yang mengobral kemampuan melihat setan, masa lalu, dan masa depan.

Roy Kiyoshi lalu menjadi garda depan: sosok yang dianggap membawa indigo jadi lebih dikenal publik. Meskipun punya penggemar seabrek, Roy tetap punya banyak penentang. Roy disebut hanya mendompleng indigo untuk ketenaran.

Ditambah banyak petingkahnya yang disebut hanya gembar-gembor cari sensasi (salah satu guyonan meme yang populer adalah bentuk wajahnya yang mirip logo Arsenal pasca melakukan operasi plastik di bagian dagu).

Tapi makna indigo sebenarnya tidak seabsurd apa yang ditampilkan dalam acara Karma. Konsep anak indigo pertama kali dikemukakan Nancy Ann Tappe tahun 70-an. Lewat buku Understanding Your Life Through Color, Tappe menuliskan soal aura keunguan anak, yang akhirnya disebut indigo.

Selanjutnya, fenomena indigo semakin menyeruak. Di awal milenium baru, konferensi internasional anak indigo resmi digelar. Publik semakin familiar dengan indigo. Pun juga di Indonesia, yang juga mengadopsinya sebagai istilah khusus yang sering dijumpai dalam acara misteri.

Tapi terlepas dari Roy Kiyoshi dan segala macam persepsi soal indigo di Indonesia, saya meyakini satu hal: indigo adalah fenomena manusia, dialami oleh manusia, dan seharusnya orang-orang indigo juga dimanusiakan.

Perbincangan saya dengan Roro, karyawan televisi swasta yang indigo sejak kecil, selanjutnya semakin membuka mata saya soal fenomena ini. Roro juga membuat saya mau tidak mau harus percaya, kalau alam lain di luar alam manusia, benar-benar nyata adanya.

***

Pengalaman indigo Roro yang saat ini berusia 27 tahun, sebenarnya dimulai jauh sebelum dia lahir. Tanda-tandanya sudah tampak bahkan saat dia masih dalam kandungan.

“Kalau dilihat dari definisi umumnya, indigo ‘kan lebih ke seseorang yang punya kemampuan tidak biasa atau spesial. Bahkan anak yang pintarnya diatas rata-rata, juga disebut indigo.

Kalau aku pribadi akhirnya dicap indigo, itu karena dari kecil sudah sering ‘berhubungan’ dengan hal gaib. Mulai dari mamaku hamil, itu suka banyak kejadian aneh. Ada asap di perutnya-lah, terus pohon pisang yang ditanam di rumah jadi enggak biasa tumbuhnya-lah.

Pokoknya kejadian aneh-aneh-lah Begitu lahir terus tumbuh, makin sering keliatan kalau aku sedikit berbeda dari anak pada umumnya,” ujar Roro.

Perbedaan ini semakin terasa saat Roro kecil bertumbuh. Roro suka berbicara sendiri, dan mimpi dalam tidurnya diisi hal yang sama sampai sekian tahun.

Bahkan, Roro meminta untuk bersih-bersih kuburan setiap Malam Jumat. Yang paling menyeramkan adalah hadirnya sosok bernama Bu Tiwit sebagai imaginary friend Roro.

“Sosok Bu Tiwit itu suka muncul, walaupun sempat hilang di beberapa tahun. Kalau di psikologi nyebutnya anak kecil selalu punya imaginary friend, tapi kenyataannya imaginary friendku itu aku liat sampe hari ini.”

Mendeskripsikan Bu Tiwit sebagai sosok dari dunia lain, mungkin akan menggiring bayangan kita pada sosok perempuan menyeramkan seperti di film-film Suzanna. Otak kalian memang sudah dididik pada persepsi hantu yang seperti itu sedari kecil.

Tapi Roro mengaku, perwujudan Bu Tiwit sama sekali tidak menyeramkan. Malah mungkin Bu Tiwit adalah cerminan dirinya sendiri.

“Bu Tiwit itu mukanya mirip aku tapi dalam bentuk yang lebih tua. Dia pakai kebaya Jawa model lama sama jarit. Rambutnya dicepol kaya sanggul mini aja. Tapi jangan dibayangin, yo,” ujarnya sambil tertawa.

Tapi terlepas dari Roy Kiyoshi dan segala macam persepsi soal indigo di Indonesia, saya meyakini satu hal: indigo adalah fenomena manusia, dialami oleh manusia, dan seharusnya orang-orang indigo juga dimanusiakan.

Roro terus bertumbuh dan matang. Menyadari kalau dirinya memang benar-benar punya kemampuan indigo. Tapi Roro merasa kalau kemampuan indigonya masih noob, masih smooth. Bahkan dibanding teman-teman lainnya yang indigo, Roro merasa tingkatan ilmunya masih jauh.

“Ada temanku yang juga anak indigo, dan dia bisa berkomunikasi dengan leluhurnya. Kalau aku lebih ke menebak beberapa hal, melihat dan merasa yang gaib. Dan yang paling ngeri, aku pernah megatruh. Kaya semacam astral body yang ada di film Insidious.”

Megatruh yang dialami Roro termasuk dalam kemampuan khususnya. Ilmu ini adalah saat di mana jiwa dan raga dinyatakan. Persis seperti proses menjelang kematian.

“Buat orang yang enggak pernah berlatih megatruh, ini adalah hal yang super menyakitkan. Selain suka bikin ‘nyasar’, proses mengembalikan roh ke raga rasanya seperti disengat listrik.”

***

“Dulu waktu kecil aku anaknya pendiem banget dan gampang marah. Lebih suka menyendiri dan enggak ngomong. Sebenarnya sampai sekarang masih suka me time sendiri, tapi waktu kecil parah banget penakutnya sama orang.

Mungkin karena kaya punya dunia sendiri, jadi ketika komunikasi sama orang lain banyak enggak nyamannya,” Roro kembali bercerita tentang masa kecilnya.

“Tapi sekarang kemampuan indigo-ku agak berkurang. Mungkin karena udah banyak dosa kali, ya,” tambahnya sambil tertawa.

Semakin bertumbuh seseorang dan semakin sering mereka bertemu dengan orang lain, potensi masalah dalam hidupnya akan semakin membesar. Saya dan kalian sebagai manusia biasa saja, kadang suka memendam hasrat tawuran saat dikomentari orang.

Bayangkan betapa susahnya Roro dan anak indigo lainnya, yang selain harus berdamai dengan dirinya sendiri, juga harus berdamai dengan persepsi dan komentar orang lain.

“Sempat sih banyak orang yang nantang-nantang karena enggak percaya aku indigo. Atau bilang kalau aku bohong. Tapi karena lebih banyak yang support, jadi aku biasa aja.

Enggak merasa itu dibully, karena memang susah menjelaskan kemampuan ini ke orang-orang,” ujar Roro.

Roro akhirnya menemukan keberanian untuk speak-up soal indigo-nya, saat Twitter mulai booming. Roro mulai aktif berbagi tweet apapun, soal apa yang dia lihat.

“Ini karena aku lebih suka nulis dibanding cerita langsung soal pengalaman gaibku.”

***

Saya kembali teringat Roy Kiyoshi dan acara Karma-nya yang sempat merajai trending YouTube. Di situ Roy digambarkan sebagai seseorang yang sakti.

Dengan hidung kecilnya, ia bisa membaui apapun. Termasuk masa lalumu yang kelam, atau masa depanmu yang suram. Kesaktian ini digembar-gembor sebagai keahlian anak indigo. Tapi Roro agak berbeda.

“Aku enggak bisa liat masa depan, tapi setiap mau ada sesuatu hal sama orang yang ada di lingkaranku, aku udah tau duluan. Enggak bisa di-detailkan jenis peristiwanya apa.

Jadi akhirnya aku cuma bisa warning, ngingetin secara smooth, supaya orang-orang yang mau ngalamain enggak takut atau malah mikir aneh-aneh,” ujar Roro.

“Aku juga lebih peka untuk baca pertanda yang condong ke kematian, cuman enggak pernah mau menyampaikan ke orang kalau kematiannya sudah dekat.

Ini karena aku enggak mau mendahuluin Tuhan. Lebih ke prinsipku sendiri untuk enggak bilang,” tambahnya.

Cara Roro melihat hal ini adalah lewat prediksi energi hidup seseorang. Energi itu tampak dan bisa dilihat Roro dengan jelas. Roro bisa tahu apakah energi hidupnya masih ada, atau tinggal tunggu waktu untuk meninggal.

Tapi melihat energi semacam ini harus mengorbankan energi Roro sendiri. Ini bisa membuat tubuh lelah, karena kalau tidak fokus, biasanya ada banyak energi lain yang muncul dan mengganggu.

“Bahkan kalau enggak kuat atau kondisi pas lagi capek, bisa panas dan ambruk,” ujar Roro.

***

Sejujurnya saya adalah seorang penakut. Suka parno di kegelapan dan remang-remang. Bahkan saya sering merasa ada sesuatu yang mengikuti di belakang saya, dan saat saya menoleh, tentu saja tidak ada siapapun. Bodoh.

Televisi berperan mendidik saya dan banyak orang lainnya jadi generasi penakut. Di bangsa yang percaya gaib dan tahayul, seharusnya kita bisa lebih berani.

Tapi tayangan yang sudah kita konsumsi sedari kecil, membuat otak membentuk image khusus tentang hantu. Ini jelas berbahaya.

Kata Roro sebagai anak indigo, manusia sebenarnya lebih tinggi derajatnya dari hantu. Asumsi ini membuat kita seharusnya tidak perlu takut hantu.

“Hanya saja kitanya juga enggak perlu jumawa kalau semisal berada di tempat yang menakutkan. Ini karena sejatinya, semuanya ya hidup berdampingan.

Takut itu soal gimana caranya mengendalikan energi diri sendiri sih, jadi jangan sampai pikiran dan rasa takut kita itu lebih dominan daripada kemampuan diri buat terus maju,” kata Roro.

“Tapi sebenarnya selama kita enggak bisa melihat hantu atau enggak peka, sejujurnya mereka pun cuek aja. Tapi once kamu ketakutan, energi takutmu itu mancing mereka yang nakal buat jadi seperti apa yang kalian bayangkan,” tambahnya.

Penjelasan dari Roro yang memang sedar kecil akrab dengan dunia gaib, membuat saya sedikit lebih lega. Meskipun tidak serta-merta membuat saya berani menonton Halloween atau film horror lainnya.

Tapi setidaknya saya memahami satu hal penting: ada sosok lain yang hidup di sekeliling kita.

Dan sebagai manusia, sejatinya kita memang dituntut untuk terus berperan menjadi manusia. Memanusiakan siapa saja, termasuk kawan kita yang berasal dari alam berbeda.