Pemudik Asal Malang Terjaring Operasi di Surabaya: Sembunyi di Balik Terpal Mobil Pikap

 Pemudik Asal Malang Terjaring Operasi di Surabaya: Sembunyi di Balik Terpal Mobil Pikap

Ada-ada saja cara pemudik untuk lolos dari pengawasan petugas. Di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), delapan pemudik bersembunyi dalam mobil pikap, lalu menutupnya dengan terpal. Sayang, upaya mereka mengelabui petugas gagal hingga akhirnya dipaksa putar balik ke daerah asal.

Informasi yang dihimpun, delapan pemudik terjaring razia saat melintas di Jalan Raya Berbek Industri, Rungkut, Kota Surabaya. Mereka menumpang mobil pikap bernopol N 8494 TI. Lantaran bukan plat nomor Surabaya, petugas check point melakukan pemeriksaan.

“Di kabin depan ada dua orang. Pengemudi dan kenek. Tetapi, kami curiga dengan barang bawaan sebab ada gundukan ditutup dengan terpal. Setelah kami periksa ternyata ada delapan orang bersembunyi,” kata Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Kristiyan, seperti dilansir iNews.id.

Hasil pemeriksaan polisi kedelapan penumpang tersebut berasal dari Kota Malang. Mereka hendak mudik ke Rungkut, Surabaya. Namun, berdasarkan aturan, seluruh penumpang beserta pengemudi diminta putar balik ke Malang. “Sudah ada larangan mudik dari pemerintah. Karena itu, semua yang terjaring razia kami minta untuk putar balik,” ujarnya.

Kristiyan mengatakan, selain merazia kendaraan dari luar Kota Surabaya, petugas keamanan gabungan juga memeriksa suhu tubuh para pengendara. Langkah ini untuk mengantisipasi penyebaran corona. Selain itu, petugas juga menyemprotkan cairan disinfektan.

 

 

Artikel terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *