Tenaga Medis Mojokerto Positif Covid-19 Tanpa Gejala Klinis

 Tenaga Medis Mojokerto Positif Covid-19 Tanpa Gejala Klinis

Seorang tenaga medis di Puskesmas Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) dinyatakan positif Covid-19. Kini, dokter yang berjenis kelamin perempuan berumur 45 tahun ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Iya satu pasien yang positif Covid merupakan dokter fungsional di Puskesmas Ngoro. Perempuan usianya 45 tahun,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra seperti dilansir iNews.id.

Awalnya dokter tersebut sempat mengeluh demam, batuk dan pilek hingga masuk dan dirawat di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari Mojokerto pada Sabtu 28 Maret 2020. Setelah dilakukan rapid test, hasilnya positif.

Selanjutnya, pada tanggal 29 Maret 2002, yang bersangkutan menjalani tes swab. Hasil swab pertama keluar 2 April 2020 hasilnya negatif.

Usai dipulangkan, dokter asal Kecamatan Ngoro ini kembali menjalani tes swab yang kedua pada Kamis (16/4/2020) atau sepekan setelah dia keluar dari rumah sakit. Hasil tes swab tersebut keluar Minggu (26/4/2020) dan ternyata hasilnya positif. “Karena tidak ada gejala klinis, saat ini yang bersangkutan isolasi mandiri di rumahnya,” katanya.

Dengan tambahan dokter tersebut, kini total pasien positif corona di Kabupaten Mojokerto menjadi enam orang. Selain dokter tersebut, tenaga medis yang dinyatakan positif corona di Mojokerto yakni Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mojokerto yang juga mantan Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Sujatmiko.

Selain keduanya, juga ada perawat berjenis kelamin perempuan berusia 39 tahun. Dia bertugas di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari Mojokerto. Dia diduga terinfeksi Covid-19 dari klaster pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya 9-18 Maret 2020.

Artikel terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *